Hugging Face merapikan kosakata agent: model, scaffolding, harness
Kalau kamu pernah bingung apakah Claude Code itu "agent", "harness", atau "scaffolding", kamu tidak sendirian. Pos baru agent glossary di Hugging Face oleh Sergio Paniego dan Aritra Roy Gosthipaty berargumen bahwa kosakata agent bergeser lebih cepat daripada pemakainya. Bahkan di ICLR 2026, kata penulisnya, praktisi tidak sepakat soal definisi paling dasar. Tulisan ini upaya membereskannya.
Skema yang mereka tawarkan cukup bersih. Model adalah LLM-nya saja: teks masuk, teks keluar, tanpa memori dan tanpa loop. Scaffolding adalah lapisan perilaku yang membungkus model, mencakup system prompt, deskripsi tool, parsing respons, dan pengelolaan context. Harness adalah lapisan eksekusi yang memanggil model, menjalankan tool calls, dan menentukan kapan berhenti. Agent adalah seluruh tumpukan ini bekerja bersama dalam loop observe-decide-act.
Bagian paling berguna adalah cara mereka membedakan scaffolding dan harness. Model yang sama dengan scaffolding berbeda terasa seperti produk berbeda, sementara harness lah yang membuat semuanya benar-benar berjalan. Claude Code, Codex, dan Cursor sama-sama harness di sekeliling model, tapi tiap-tiapnya membuat keputusan arsitektur berbeda soal apa yang dilihat model dan kapan ia harus berhenti. Pos ini juga membahas tools versus skills, sub-agents, context engineering, sampai istilah sisi training (RL environment, rollout, reward, trainer) untuk yang membangun agent dari nol.
Kenapa ini penting
Untuk tim yang mengirim produk agent atau menulis tentangnya, menyepakati empat kata ini (model, scaffolding, harness, agent) akan menghemat waktu lebih banyak dari yang kamu kira. Diskusi RFP dan post-mortem juga jadi lebih jernih. Bug-nya biasanya ada di harness atau scaffolding, bukan di model itu sendiri.