← semua berita

Laporan kuartal ketiga tunjukkan retakan di balik ledakan belanja AI

AI · · · sumber (techcrunch.com)

Empat perusahaan teknologi terbesar di AS berencana membelanjakan lebih dari 740 miliar dolar untuk proyek modal tahun ini, sebagian besar untuk AI, dan investor yang dulu bersorak kini mulai gelisah. TechCrunch merinci angka dari kuartal terakhir. Alphabet mencatat arus kas bebas negatif 9,1 miliar dolar, kuartal kedua berturut-turut dalam zona merah, dengan capex kuartalan 51,4 miliar dolar dan proyeksi hingga 205 miliar dolar setahun. Amazon negatif 42,4 miliar dolar dalam dua belas bulan terakhir, berbalik dari positif 14,8 miliar dolar setahun sebelumnya. Meta juga tergelincir ke arus kas bebas negatif. Microsoft jadi pengecualian dengan positif 18,6 miliar dolar, meski belanjanya di bawah rencana hanya karena kapasitas pihak ketiga tertunda.

Reaksi pasar tegas. Alphabet jatuh 12% dalam sehari, terburuk sepanjang sejarahnya, menghapus sekitar 500 miliar dolar nilai, dan koreksi itu menjalar: Nvidia turun 4%, Broadcom lebih dari 5%, Qualcomm 11%. Amazon turun 7% meski AWS tumbuh 39%, dan Meta turun 10% meski pendapatan iklan naik 26%, yang menandakan kekhawatirannya ada di biaya, bukan permintaan. Di baliknya, perusahaan-perusahaan ini ditambah Oracle menghimpun total 326 miliar dolar utang tahun ini, sekitar tiga kali lipat tahun lalu. Blackstone dikabarkan memperingatkan bahwa Anthropic mungkin tidak meraih peringkat kredit investment-grade setelah rencana IPO-nya, yang akan membuatnya makin bergantung pada hyperscaler untuk mendanai pembangunannya.

Kenapa ini penting

Jika perusahaan atau pekerjaanmu bergantung pada belanja infrastruktur AI yang berkelanjutan, inilah kuartal saat pasar mulai memasukkan keraguan ke dalam harga. Permintaan compute masih kuat, jadi tekanannya ada pada imbal hasil dan arus kas, dan itulah indikator yang perlu dipantau sekarang, karena pemangkasan capex akan langsung merembet ke pembuat chip, kapasitas cloud, dan harga model.

EconomicsInfrastructure