Jack Clark: peluang AI melatih penerusnya sendiri sudah di atas 60% untuk 2028
Di Import AI 455, Jack Clark berani menaruh angka pada pertanyaan yang biasanya dibiarkan kabur. Ia menaksir peluang lebih dari 60 persen bahwa, pada akhir 2028, sistem AI sudah melatih penerusnya tanpa manusia di dalam loop, dan sekitar 30 persen untuk 2027. Yang menarik bukan angka itu, tapi tumpukan bukti di belakangnya.
Untuk coding, skor SWE-Bench melonjak dari sekitar 2 persen pada Claude 2 di akhir 2023 ke 93,9 persen pada Claude Mythos Preview, praktis menjenuhkan benchmark itu. Ukuran task horizon dari METR tumbuh dari 30 detik pada 2022 ke sekitar 12 jam pada 2026. Pola serupa muncul di kemampuan riset: reproducibility CORE-Bench naik dari 21,5 persen untuk GPT-4o di akhir 2024 ke 95,5 persen untuk Opus 4.5 pada Desember 2025. Pada optimasi training, Claude Mythos disebut mencapai speedup 52 kali, sementara manusia butuh berjam-jam hanya untuk perbaikan empat kali. Sistem AI bahkan mulai mengawasi sub-agent, berperan layaknya pemimpin tim.
Argumen Clark justru versi yang tidak heroik. Recursive self-improvement tidak menuntut model menemukan terobosan radikal. Sebagian besar kemajuan adalah scaling dan engineering yang metodis, "99 persen keringat", dan justru bagian itulah yang makin bisa diandalkan dari AI sambil ia bekerja lama tanpa diawasi. Terbitan lengkapnya ada di Import AI.
Kenapa ini penting
Kalau rencanamu menatap dua sampai tiga tahun ke depan, asumsi inilah yang perlu diuji. Benar atau meleset angka 2028-nya, kurva benchmark-nya terbuka dan bisa dicek sendiri. Lacak kurvanya, bukan keramaian perdebatannya.