← semua berita

Frasa-frasa yang membongkar tulisan AI, diukur lintas model

AI · · · sumber (techcrunch.com)

Semua orang punya firasat soal bagaimana bunyi tulisan AI, tapi sebuah studi yang diliput TechCrunch mencoba mengukurnya. Firma pemasaran Graphite meminta model-model frontier menulis ulang 10.000 artikel yang terbit sebelum era ChatGPT, hanya berbekal ringkasan, lalu membandingkan hasilnya dengan tulisan manusia aslinya. Mereka menemukan sekitar 13.000 frasa yang muncul setidaknya dua kali lebih sering di teks mesin dibanding teks manusia.

Cirinya spesifik dan, kadang, lucu. Claude Opus 5.5 memakai kata "dependable" sekitar 23 kali lebih sering daripada manusia, dan mengandalkan "this matters" 116 kali lebih sering, berikut konstruksi "more than an X, it's a Y". Astra dari OpenAI terus mengucap "another dimension" dan berkelit dengan "may provide" atau "can provide", serta memakai pembingkaian korektif, mendefinisikan sesuatu sebagai "not simply X", lebih dari 100 kali di atas kadar manusia. Satu kebiasaan justru sengaja ditekan: Opus 5.5 memangkas penggunaan em-dash sebesar 99% dibanding versi sebelumnya, dan Gemini 3.1 Pro nyaris meninggalkan karakter itu.

Yang membuat tulisan ini berguna, bukan sekadar daftar jebakan, adalah pengamatan Graphite bahwa cirinya terus bergerak. Saat lab melatih model agar menghilangkan satu set kebiasaan, set baru muncul di model berikutnya, yang mengisyaratkan pola ini adalah efek samping dari skala yang tak sepenuhnya bisa dikendalikan siapa pun. Tulisan lengkapnya bisa dibaca di TechCrunch.

Kenapa ini penting

Kalau kamu menyunting teks yang dibantu model, ini daftar periksa murah untuk ciri-ciri generasi sekarang, sekaligus pengingat bahwa detektor mana pun yang disetel ke frasa hari ini akan usang di rilis berikutnya, jadi jangan jadikan satu detektor sebagai bukti ke arah mana pun.

LLMsWritingEvaluation