← semua berita

Penerbit musik gugat Anthropic soal data latih hasil pembajakan

AI · · · sumber (techcrunch.com)

Sony Music Publishing, Warner Chappell, dan sejumlah penerbit musik lain menggugat Anthropic, termasuk kedua pendirinya, Dario Amodei dan Benjamin Mann, di Pengadilan Distrik federal untuk California Utara. Menurut laporan TechCrunch, para penerbit menyebutnya "kampanye terang-terangan" berupa torrent, scraping, dan pengunduhan ilegal materi berhak cipta untuk melatih Claude. Gugatan menyoroti cara materi itu diperoleh: Anthropic dituduh menyedot jutaan salinan buku bajakan, sebagian memuat lirik lagu dan partitur. Juru bicara Anthropic menyatakan perusahaan menolak tuduhan tersebut dan akan membela diri di pengadilan.

Waktunya yang membuat kasus ini penting. Pada Juli 2026, Anthropic kalah dalam perkara Bartz dan diperintahkan membayar 1,5 miliar dolar. Hakim menarik garis tegas: melatih model dengan teks berhak cipta bisa sah, tetapi memperoleh teks itu lewat pembajakan tidak. Para penerbit kini membidik titik lemah yang sama. Gugatan sebelumnya dari Concord dan Universal Music Group pada Januari 2026 memakai sudut serupa, sehingga polanya mulai jelas: yang dipersoalkan adalah asal-usul data latih, bukan soal apakah pelatihan itu sendiri termasuk fair use.

Kenapa ini penting

Bagi yang membangun produk di atas model frontier, risiko hukum bergeser dari pertanyaan abstrak soal fair use ke pertanyaan konkret: dari mana data latih berasal dan bisakah vendor membuktikannya. Rentetan putusan yang menyoal pembajakan bisa mendorong lab membayar korpus berlisensi, yang akan mengubah biaya model dan mungkin data yang dipakai melatih model berikutnya.

AnthropicCopyrightPolicy