← semua berita

Atlassian Rovo bisa diperdaya membocorkan data Jira dan Confluence

AI · · · sumber (promptarmor.com)

PromptArmor melaporkan celah indirect prompt injection pada agent Rovo milik Atlassian yang berujung pada bocornya data dari tiket Jira dan halaman Confluence. Akar masalahnya sederhana: Rovo mau membuka URL yang ia susun sendiri saat bekerja, dan tidak ada yang memeriksa apakah URL itu aman.

Serangannya terlihat seperti hari kerja biasa. Seseorang mengunggah dokumen yang tampak tak berbahaya, misalnya "Panduan Backlog", tapi di dalamnya tersembunyi instruksi yang ditujukan ke agent. Belakangan, pengguna yang sah meminta Rovo merapikan tiket Jira mereka. Saat memproses permintaan itu, teks sisipan mengarahkan Rovo untuk menempelkan isi tiket dan Confluence yang sensitif ke sebuah URL yang menunjuk ke server penyerang, lalu mengambil URL tersebut. Server penyerang mencatat request itu, dan data privat pun lenyap. Tidak ada permintaan persetujuan yang muncul, dan pengguna tidak melihat sesuatu yang janggal.

Detail yang paling penting bagi tim keamanan: serangan ini tetap berhasil meski organisasi sudah mematikan web search untuk Rovo. Sakelar itu tidak menghapus tool pengambilan URL yang mendasarinya, sehingga jalur exfiltration tetap terbuka. Kontrol yang seolah bisa menutup celah ternyata tidak menyentuhnya.

Kenapa ini penting

Kalau tim Anda menjalankan Rovo di atas Jira dan Confluence internal, mematikan web search tidak melindungi Anda di sini. Perlakukan setiap agent yang bisa mengambil URL sekaligus membaca dokumen tak tepercaya sebagai risiko kebocoran data nyata, dan batasi tool-nya alih-alih mengandalkan pengaturan bawaan.

SecurityAI AgentsPrompt Injection