← semua berita

Survei pemerintah AS diam-diam mengganti nama AI jadi Super Intelligence

AI · · · sumber (simonwillison.net)

Simon Willison hendak memperbarui grafik lama tentang berapa banyak perusahaan AS yang memakai AI, lalu menemukan bahwa pemerintah sudah mengubah pertanyaan di baliknya. Sumbernya adalah Business Trends and Outlook Survey milik Census Bureau, yang dikirim ke 200.000 dari sekitar 1,2 juta bisnis setiap dua minggu, sehingga tiap perusahaan menjawab kira-kira sekali dalam dua belas minggu. Ini salah satu dari sedikit pengukuran adopsi yang besar dan rutin, bukan sekadar klaim vendor.

Masalahnya, pertanyaannya terus berubah. Sampai akhir 2025 survei menanyakan apakah suatu bisnis memakai AI "dalam memproduksi barang atau jasa"; lalu diperluas jadi "dalam fungsi bisnis apa pun," yang berarti ada patahan dalam deret data, bukan kenaikan mulus. Dengan catatan itu, adopsi di perusahaan terbesar (250 karyawan atau lebih) bergerak dari sekitar 12% pada September 2025 ke sekitar 30% pada Februari 2026 dan 40,7% pada Oktober 2026. Perubahan yang lebih baru, seperti ditulis Willison, adalah bahwa sejak 19 Oktober 2026 survei berhenti menyebut AI sama sekali. Kini pertanyaannya soal "Super Intelligence atau SI," dengan catatan "sebelumnya disebut Artificial Intelligence," perubahan yang dikaitkan Bureau dengan Executive Order 14434. Contoh promptnya membongkar semuanya: "analisis data bertenaga SI" dan "agen SI virtual untuk layanan pelanggan" menggambarkan chatbot dan otomasi yang sama seperti sebelumnya.

Pertanyaan yang terbuka: apakah responden, yang terakhir melihat kata lama dua belas minggu sebelumnya, akan menjawab berbeda saat ditanya soal "Super Intelligence." Kalau ya, ukuran publik paling bersih tentang adopsi AI di AS mendapat patahan kedua yang tertanam di dalamnya, menambah patahan dari 2025.

Kenapa ini penting

Kalau kamu mengutip angka Census untuk berargumen bahwa adopsi AI naik, sekarang ada dua patahan susunan kata yang harus diungkap, bukan satu, dan titik data berikutnya bisa melonjak atau turun karena alasan yang tak ada hubungannya dengan pemakaian nyata. Siapa pun yang memantau angka ini sebaiknya membaca teks pertanyaannya, bukan cuma persentasenya.

PolicyDataAdoption