Claude Sonnet 5.5: harga token tetap, tapi lebih cepat dan hemat
Anthropic merilis Claude Sonnet 5.5, dan fokus utamanya adalah efisiensi, bukan lompatan kemampuan baru. Harga per token tidak berubah dari Sonnet 5, yaitu $2 per satu juta token input dan $10 per satu juta token output. Namun Anthropic menyebut model ini berjalan lebih dari 30% lebih cepat dan menyelesaikan sebagian besar tugas dengan biaya hingga 30% lebih rendah karena membutuhkan lebih sedikit token. Kenaikan skor pada benchmark agentic cukup besar: Terminal-Bench 4.0 naik dari 10,3% ke 70,6%, dan CursorBench 4.0 dari 34,1% ke 55,5%. Untuk coding, hasilnya kini mendekati Opus 5.5, dan itu penting karena Sonnet berada di tier yang lebih murah.
Sonnet 5.5 juga sekarang menggerakkan tier gratis di claude.ai. Simon Willison mengujinya lewat tier gratis tersebut dan berhasil membuat halaman 3D WebGL yang berfungsi. Ia mencatat ini model Sonnet pertama yang menamatkan Pokémon Red hanya dari tangkapan layar. Willison juga menemukan satu masalah: dengan thinking effort diatur ke "max", model menghabiskan 128.000 thinking token, sekitar $1,28, lalu gagal menghasilkan output apa pun. Dengan setelan "xhigh", jawabannya lebih baik dan hanya menghabiskan sekitar enam sen. Model ini tersedia di AWS, Google Cloud, dan Azure dengan identifier claude-sonnet-5-5.
Kenapa ini penting
Kalau kamu sudah memakai Sonnet di produksi, ini hampir seperti upgrade gratis: harga sama, lebih cepat, dan lebih hemat token, jadi ada baiknya menguji apakah sebagian beban kerja bisa dipindah dari Opus ke Sonnet. Tapi tunda dulu pemakaian setelan "max" sampai bug pemborosan token ini diperbaiki.