xAI membuka kode agen coding-nya setelah skandal privasi
xAI merilis seluruh kode Grok Build, agen coding berbasis command-line miliknya, dengan lisensi Apache 2.0. Langkah ini menyusul masalah privasi yang serius: perintah grok mengunggah isi direktori secara utuh ke Google Cloud Storage tanpa persetujuan pengguna yang jelas. Seorang developer melaporkan bahwa menjalankannya di folder home mengirim "SSH keys, database password manager, dokumen, foto, video, semuanya." xAI mematikan fitur itu, mengaku sudah menghapus data yang tersimpan, lalu membuka kode harness-nya supaya siapa pun bisa memeriksa apa yang dilakukan agen tersebut. Menurut catatan Simon Willison, klaim xAI adalah bahwa dengan retensi mati secara default dan kode yang terbuka, pengguna mendapat "privasi penuh."
Ukuran kodenya besar. Willison menghitung 844.530 baris Rust setelah komentar dan spasi dibuang, dengan hanya sekitar 3% berasal dari dependensi vendored, setara dengan Codex milik OpenAI yang sekitar 950.000 baris. Di dalamnya ada system prompt yang mengarahkan agen utama dan subagent-nya, renderer diagram Mermaid buatan sendiri berbasis karakter Unicode box-drawing, serta kode tool yang diadaptasi dari Codex, Claude, dan Cursor. Jalur upload yang sudah dinonaktifkan masih terlihat di kode, dan justru itulah alasan rilis ini layak dibaca, bukan sekadar dipercaya.
Kenapa ini penting
Kalau kamu menjalankan agen coding di mesin yang menyimpan kredensial, kasus ini pengingat nyata bahwa sebuah tool CLI bisa diam-diam mengekstrak apa saja yang terjangkau. Membuka kode harness memungkinkan kamu benar-benar memeriksa alur data sebelum memercayainya, dan membaca prompt serta definisi tool Grok Build adalah cara murah untuk memahami cara kerja agen di produksi.