Berapa banyak agent AI yang sebenarnya bisa dijalankan chip dunia?
Epoch AI mencoba menjawab satu pertanyaan konkret: dengan chip AI yang dikirim sepanjang 2025 hingga 2027, berapa banyak agent yang bisa berjalan bersamaan? Perkiraannya lebar tapi mencolok. High-bandwidth memory yang dikirim pada periode itu bisa menopang 30 sampai 170 juta agent frontier yang berjalan serentak pada 2027, naik dari 16 sampai 56 juta pada 2026. Jika memakai open model yang lebih efisien, hardware yang sama bisa menjalankan miliaran agent. Dalam ukuran tenaga kerja, kumpulan agent itu setahun sanggup mengerjakan beban setara 140 sampai 720 juta pegawai penuh waktu.
Bagian menariknya adalah jarak antara kemampuan hardware dan kesanggupan pasar membayar. Menjalankan agent ini pada utilisasi 20% saja berarti belanja API sebesar $2,6 sampai $5,3 triliun per tahun pada 2027. Sebaliknya, pendapatan developer diperkirakan baru mencapai sekitar $1 triliun pada akhir 2027, bahkan dengan pertumbuhan lima kali lipat setahun. Jadi chip sanggup menampung jauh lebih banyak jam kerja agent daripada yang siap dibeli pasar, dan dari situlah muncul risiko kelebihan pasok.
Angka-angka itu berpijak pada metode yang dijabarkan Epoch dalam laporan lengkapnya. Pasokan hardware dihitung dalam gigabyte HBM yang distandarkan ke unit 288 GB, kapasitas model tertutup disimpulkan dari data sesi agent TraceLab dan harga API, sedangkan kapasitas open model diambil dari benchmark SemiAnalysis. Biaya satu jam kerja agent mereka taksir $16 sampai $50, tergantung model dan jenis tugas.
Kenapa ini penting
Kalau Anda sedang menakar investasi infrastruktur atau merencanakan deployment agent dalam skala besar, pembatas sebenarnya adalah permintaan, bukan silikon. Plafon hardware sudah jauh di atas yang bisa diserap belanja saat ini, jadi pertanyaan sesungguhnya adalah apakah pelanggan yang membayar akan datang, bukan apakah chipnya tersedia.