Penyebutan pemakaian LLM di preprint biologi nyaris menyusul alat AI khusus
Epoch AI memeriksa setiap preprint biologi di bioRxiv dari Januari 2020 sampai September 2026 untuk mencari penyebutan pemakaian AI, dan menemukan bahwa penyebutan large language model hampir menyamai penyebutan alat AI khusus. Pada September 2026, 17% preprint menyebut memakai LLM untuk suatu keperluan, dekat dengan 19% yang menyebut alat khusus seperti AlphaFold, yang sudah tersedia sejak 2021. Sebelum 2023 penyebutan LLM nyaris nol dan baru sekitar 7,5% pada Januari 2026, jadi kenaikannya tajam.
Rinciannya lebih penting daripada angka utamanya. Hanya sekitar 4% preprint yang menyebut LLM untuk riset atau analisis, misalnya desain eksperimen, pelabelan data, atau statistik. Sebagian besar penyebutan adalah untuk penulisan, coding, dan tinjauan literatur. Jadi pertumbuhan cepat ini didorong terutama oleh bantuan umum di sekeliling riset, bukan model yang mengerjakan sainsnya sendiri. Sebaliknya, AlphaFold muncul di sekitar separuh preprint yang menyebut alat khusus, karena ia mengerjakan tugas ilmiah yang spesifik.
Epoch berhati-hati soal apa yang bisa dan tidak bisa ditunjukkan datanya. Angka-angka ini berasal dari penyebutan sukarela, yang mencerminkan norma pengungkapan sekaligus pemakaian nyata, dan baik deteksi maupun pengelompokan keperluannya dilakukan oleh classifier AI yang bisa keliru. Pemakaian sebenarnya mungkin lebih tinggi dari yang dilaporkan.
Kenapa ini penting
Kalau kamu mengikuti bagaimana AI masuk ke kerja ilmiah yang sebenarnya, jarak antara 17% yang menyebut pemakaian LLM apa pun dan 4% yang memakainya untuk riset adalah angka yang perlu dicermati: adopsinya luas tapi masih dangkal di titik yang benar-benar mengubah hasil.