← semua berita

OpenAI: karyawannya makin mengandalkan agent ketimbang chatbot

AI · · · sumber (openai.com)

OpenAI merilis catatan riset tentang bagaimana karyawannya sendiri memakai AI agent, dan angkanya menggambarkan pergeseran dari sekadar mengobrol ke mendelegasikan pekerjaan. Angka utamanya: per Juni 2026, pengguna paling berat (persentil ke-99) menjalankan lebih dari 60 jam kerja agent Codex per hari, tersebar di beberapa agent yang bekerja paralel. Itu hanya mungkin kalau kamu berhenti menunggu satu model mengetik jawaban, lalu melempar banyak tugas sekaligus dan memeriksa hasilnya belakangan.

Pertumbuhannya tidak merata antar fungsi. Dibanding November 2025, median penggunaan agent di Riset naik 56 kali, Customer Support 32 kali, Engineering 27 kali, dan Legal 13 kali. Perubahan paling tajam justru pada siapa yang mulai memakai agent: pengguna individu non-developer tumbuh 137 kali sejak Agustus 2025, dan organisasi non-developer 189 kali. Menurut OpenAI, agent membuat tim tanpa engineer bisa melewati pekerjaan yang dulu butuh seorang engineer.

Tempatkan data ini sesuai porsinya. Ini OpenAI yang bercerita tentang OpenAI, memakai produk Codex mereka sendiri, jadi levelnya bukan tolok ukur industri yang netral. Namun arahnya sejalan dengan laporan tool lain, dan mereka spesifik soal mekanismenya: tugas panjang yang berjalan paralel, bukan prompt tunggal. Catatan lengkapnya bisa dibaca di situs OpenAI.

Kenapa ini penting

Kalau tim kamu masih memperlakukan AI sebagai chatbot yang lebih cepat, pertanyaan yang berguna adalah tugas multi-langkah mana yang bisa dijalankan sebagai pekerjaan agent yang didelegasikan. Tim yang melaju lebih cepat bukan karena bertanya lebih pintar, melainkan karena menjalankan lebih banyak pekerjaan secara paralel lalu memeriksa hasilnya.

OpenAIAgentsEnterprise