← semua berita

Model OpenAI patahkan dugaan unit-distance Erdős 1946

AI · · · sumber (openai.com)

OpenAI mengatakan salah satu model reasoning serbaguna mereka mematahkan dugaan terkait unit distance problem yang dilontarkan Paul Erdős pada 1946. Pertanyaannya: berapa banyak pasangan titik di bidang yang bisa berjarak persis sama, dan selama delapan dekade asumsinya adalah grid persegi yang dimodifikasi sedikit sudah hampir optimal. Menurut OpenAI, model itu menghasilkan keluarga konstruksi tak hingga yang mengalahkan batas itu dengan faktor polinomial. Peningkatannya bersifat struktural, bukan sekadar pergeseran angka. Konstruksinya memakai gagasan dari algebraic number theory, area yang biasanya tidak dilirik para ahli geometri.

Soal kepercayaan tidak kalah penting dari soal matematikanya. Klaim "kami selesaikan masalah Erdős" dari OpenAI pada Oktober 2025 ambruk setelah reviewer menemukan model itu sebenarnya cuma menemukan ulang hasil yang sudah ada. Kali ini hasilnya diumumkan hanya setelah Noga Alon, Melanie Wood, dan Thomas Bloom memeriksa buktinya. Bloom dulu yang paling keras mengritik kekeliruan sebelumnya. OpenAI juga menulis bahwa output mentah model sudah benar tapi berantakan, lalu tim manusia merapikannya untuk publikasi.

Hasilnya datang dari model serbaguna, bukan sistem khusus matematika atau search harness yang dirancang mencari taktik bukti. Itu poin yang ditonjolkan OpenAI: bukan alat khusus, tapi model reasoning yang cukup kuat untuk mengejutkan asumsi kerja sebuah bidang.

Kenapa ini penting

Kalau kamu menunggu jawaban yang bisa dipertahankan untuk pertanyaan apakah model saat ini bisa melakukan riset matematika nyata, ini contoh paling bersih sejauh ini, dan diverifikasi reviewer yang pasti akan langsung memanggil gertakan. Anggap saja satu data point, bukan tren, tapi posisinya menggeser beban pembuktian dalam perdebatan yang selama ini sebagian besar baru asumsi.

OpenAIResearchMathematics