← semua berita

OpenAI mengklaim bukti Navier-Stokes, seorang matematikawan menuduh curang

AI · · · sumber (techcrunch.com)

OpenAI menyatakan salah satu modelnya yang belum dirilis menghasilkan bukti lengkap untuk masalah eksistensi dan kehalusan Navier-Stokes, satu dari tujuh Millennium Prize problem yang berhadiah $1 juta. Perusahaan itu menghabiskan sekitar $22,5 juta biaya komputasi untuk usaha ini. Yang membuat pengumuman ini berubah jadi keributan adalah soal waktu. Tristan Buckmaster, matematikawan di NYU yang bekerja bersama Levent Alpöge dari Anthropic, sudah hampir mencapai hasil yang sama, dan mengatakan kepada TechCrunch bahwa OpenAI baru mulai mengerjakannya pada 1 September, tepat setelah kabar tentang kemajuannya menyebar.

Keberatan Buckmaster cukup spesifik. Pendekatan yang berhasil, yang ia sebut jalur lewat gaya yang halus, tergolong tidak umum sehingga sulit dipercaya bisa ditemukan secara independen dalam hitungan hari. Ia juga mencatat bahwa dirinya banyak memakai Codex milik OpenAI saat menyusun argumennya, sehingga muncul pertanyaan apakah interaksinya sendiri ikut melatih model yang lalu mereproduksi bukti itu. Menurutnya perselisihan ini bahkan jadi personal, dengan mengutip Sébastien Bubeck dari OpenAI yang bertanya "Kenapa kamu mau menghancurkan kariermu?" OpenAI membantah pernah melihat pekerjaan tersebut sebelum dipublikasikan, dan menyatakan mereka "tidak melihat pekerjaan mereka melalui cara apa pun sampai mereka merilisnya ke publik." Laporan lengkapnya ada di artikel TechCrunch.

Kenapa ini penting

Kalau kamu memakai asisten coding atau matematika untuk riset orisinal, ini adalah versi konkret dari kekhawatiran yang tadinya masih abstrak: prompt-mu bisa jadi data pelatihan, dan lab dengan komputasi lebih besar bisa menyelesaikan masalah yang kamu buka. Baca dulu ketentuan soal kredit dan penyimpanan data pada tool yang kamu andalkan sebelum memasukkan pekerjaan baru ke dalamnya.

OpenAIMathematicsResearch ethics