← semua berita

Bukti keselamatan mobil swakemudi makin sulit dibantah

AI · · · sumber (spectrum.ieee.org)

Selama bertahun-tahun jawaban jujur atas pertanyaan apakah mobil swakemudi aman adalah bahwa datanya belum cukup. IEEE Spectrum berpendapat situasi itu sudah berubah. Waymo kini mencatat 20 juta perjalanan berbayar sepanjang 220 juta mil, cukup untuk dibandingkan dengan pengemudi manusia di jalan yang sama. Dengan rekam jejak itu, mobilnya terlibat dalam 92 persen lebih sedikit kecelakaan yang menyebabkan cedera serius atau kematian, 96 persen lebih sedikit kecelakaan berujung cedera di persimpangan, dan 83 persen lebih sedikit kecelakaan yang cukup parah sampai memicu airbag. Studi terpisah dari IIHS pada Juli menemukan taksi Waymo mengalami 68 persen lebih sedikit kecelakaan secara keseluruhan dan tingkat kecelakaan berujung cedera per mil 81 persen lebih rendah di San Francisco, Phoenix, Los Angeles, dan Austin.

Perbaikan ini tidak terbatas pada otonomi penuh. Fitur bantu pengemudi biasa pun sudah berpengaruh: automatic emergency braking memangkas kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki sebesar 27 persen, dan pengereman otomatis mengurangi tabrakan dari belakang hingga separuh serta cederanya hingga 56 persen. Regulator mulai menanggapi bukti ini. NHTSA memberi Zoox milik Amazon pengecualian pertama dari sejumlah standar keselamatan kendaraan untuk robotaxi rancangan khusus tanpa setir, dan mengumumkan kemitraan senilai $5 juta untuk menyusun standar kinerja kendaraan otonom pertama di AS.

Kenapa ini penting

Kalau Anda bekerja di kebijakan transportasi, asuransi, atau rekayasa otomotif, perdebatannya bergeser dari apakah sistem ini aman menjadi seberapa cepat membiarkannya meluas. Kecelakaan jalan menewaskan lebih dari satu juta orang per tahun di dunia, dan data sekarang menunjukkan bahwa memperlambat penerapan pun punya ongkos nyawa tersendiri.

RoboticsSafety