Aturan StrongDM: kode tak ditulis manusia, dan tak di-review manusia
Simon Willison menggali "software factory" StrongDM, yang berpegang pada dua aturan blak-blakan: kode tidak boleh ditulis manusia, dan kode tidak boleh di-review manusia. Karena review manusia hilang, mereka menggantinya dengan dua ide. Scenario testing menyimpan user story end-to-end terpisah dari kode, seperti holdout set, lalu menilai sebuah build dari berapa persen run yang memenuhi syarat, bukan sekadar lulus atau gagal. Digital Twin Universe membuat agent membaca dokumen API publik layanan seperti Okta, Slack, dan Jira, lalu membangun klon perilakunya, sehingga test bisa jalan pada skala besar tanpa rate limit atau ongkos pihak ketiga.
Penilaian Willison berimbang. Ide Digital Twin ia sebut benar-benar baru, sebab klon fidelitas tinggi selalu mungkin secara teknis tapi tidak pernah sepadan secara ongkos sampai agent membuatnya murah. Catatannya soal tagihan: StrongDM menyarankan kira-kira 1.000 dolar token per engineer per hari, sekitar 20.000 dolar per bulan tiap orang, yang baru masuk akal kalau kamu bisa merilis lebih cepat dari pesaing menyalinmu. Pertanyaan terbuka yang ia tinggalkan jujur: bagaimana membuktikan software bekerja kalau kode dan test-nya sama-sama ditulis agent? Tulisannya di blog Simon Willison.
Kenapa ini penting
Buat yang memimpin engineering, Digital Twin Universe layak ditiru dan biayanya layak ditantang. Mengklon layanan pihak ketiga demi run test tanpa batas itu sudah bisa dipakai sekarang, tapi tagihan token 20.000 dolar per engineer per bulan adalah angka yang harus kamu hitung terhadap marginmu sendiri sebelum meniru modelnya.