← semua berita

Kata Mollick: pilih AI yang bisa Anda beri komputer

AI · · · sumber (oneusefulthing.org)

Panduan Ethan Mollick soal AI mana yang sebaiknya dipakai berangkat dari satu klaim sederhana: alat yang penting kini bukan lagi chatbot, melainkan agent yang mengoperasikan komputer atas nama Anda. "Sistem agentic memberi AI sebuah komputer untuk dipakai," tulisnya, dan pergeseran ini mengubah cara Anda berinteraksi. Bukan lagi percakapan, tapi lebih dekat ke mendelegasikan tugas ke sebuah tim lalu memeriksa hasilnya.

Sarannya cukup spesifik. Untuk hal yang serius, hanya langganan berbayar Claude atau ChatGPT sekitar $20 per bulan yang memberi kemampuan agentic sungguhan, sedangkan pesaing seperti Copilot tertinggal. Ia memisahkan dua mode: mode berbasis cloud yang cocok untuk deliverable jadi, dan aplikasi desktop lokal yang bisa menyentuh file Anda sendiri dan paling mumpuni untuk proyek ambisius. Contohnya konkret. Agent mengambil data dari email-nya, meneliti sebuah topik, lalu menyusun materi presentasi MBA-nya dalam sekitar sepuluh menit, pekerjaan yang menurutnya butuh dua jam bila dikerjakan manual. Ia meminta sebuah model memeriksa PDF bukunya yang akan terbit, dan model itu menghabiskan 30 menit menelusuri 195 referensi. Ketika diminta membuat model 3D berbentuk berang-berang, satu model mengunduh Blender dan mempelajari sendiri software yang belum pernah dipakainya. Ia tegas soal risikonya: biarkan persetujuan tetap aktif untuk apa pun yang mengirim, membelanjakan, atau menghapus, karena prompt injection masih jadi ancaman nyata.

Kenapa ini penting

Kalau Anda masih memperlakukan AI sebagai jendela chat, Anda memakai versi paling lemahnya, dan ukuran Mollick untuk memilih alat adalah apakah ia sanggup menjalankan tugas nyata dari awal sampai selesai. Intinya, coba mode agentic pada pekerjaan Anda yang sesungguhnya sebelum menyimpulkan ia tak berguna, sambil tetap menahan langkah persetujuan manusia pada setiap aksi yang menyangkut uang atau data.

AgentsOne Useful ThingPractice