Jeff Dean tinggalkan Google demi lab sains yang dijalankan AI
Jeff Dean keluar dari Google, dan ia tidak pergi sendiri. Sanjay Ghemawat, Quoc Le, dan Oriol Vinyals ikut bersamanya mendirikan Discovery Loop, sebuah public benefit corporation yang ingin memakai AI untuk menjalankan riset sains dalam skala yang tak sanggup ditangani manusia secara manual. Idenya, seperti dilaporkan TechCrunch, adalah membuat sistem AI memulai dan mengiterasi ribuan eksperimen sekaligus, dengan minat khusus pada recursive self-improvement: memakai AI untuk merancang AI yang lebih baik. Kepada New York Times, Dean bilang taruhannya sederhana, yaitu Anda mendapat lebih banyak eksperimen sekaligus yang lebih berkualitas, dan dari sanalah terobosan lahir.
Kepergian ini mencolok karena siapa yang ikut angkat kaki. Dean bergabung ke Google pada 1999 sebagai karyawan ke-30, membangun sebagian besar infrastruktur pencarian, dan turut membentuk program Gemini. Kehilangan empat peneliti sekelas itu sekaligus adalah pukulan nyata bagi barisan AI Google. Daftar pendananya sama menariknya: Radical Ventures dan Khosla Ventures memimpin bersama putaran ini, diikuti Kleiner Perkins, Lightspeed, dan Doerr Capital, sementara Alphabet sendiri ikut menaruh dana, mendanai orang-orang yang baru saja ditinggalkannya.
Kenapa ini penting
Kalau Anda mengikuti ke mana talenta frontier bergerak, empat peneliti paling senior Google kini menilai sains otomatis lebih menjanjikan ketimbang bertahan di lab besar. Perhatikan apakah Discovery Loop bisa mengubah eksperimen paralel menjadi hasil yang benar-benar tahan uji, sebab versi yang berhasil akan mempercepat sampainya metode baru ke tools yang Anda pakai.